Sepenggal Do’a Untuk Menghilangkan Kemalasan

sujud1Seorang peserta didik suatu hari pernah bertanya, bagaimana cara menghilangkan kemalasan. Sebenarnya kemalasan itu adalah manusiawi, sudah lumrah adanya. Jadi tidak perlu dihilangkan, yang perlu adalah bagaimana kita mengendalikannya. Karena kita memiliki massa, maka kita punya yang namanya kemalasan. Karena sebenarnya massa itu adalah ukuran kelembaman (kemalasan) dari suatu benda. Sekarang yang penting bagi kita adalah bagaimana agar kemalasan itu mempunyai sisi positif. Misalnya kita malas untuk berbuat maksiat, kita malas untuk bermain-main, kita malas untuk membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Nah, bingung? Tapi sudahlah, sementara kita akhiri permainan bahasa yang seperti ini.

Di tulisan ini, saya coba membantu dengan menukilkan sepenggal do’a untuk menghilangkan kemalasan dan turunannya.Mengapa mesti do’a? karena Kita mungkin sudah tahu efek yang dihasilkan oleh kemalasan, kita mungkin sudah mendengar aliran kata-kata bagaimana rupa kemalasan itu, kita barangkali juga membaca buku atau tulisan tentang kemalasan beserta kiat-kiatnya untuk menghindari. Oleh karena kita sudah berusaha menggunakan kiat-kiat tersebut untuk mengenyahkan kemalasan, tapi tetap saja kemalasan itu dengan tenang bersemayam di dalam diri kita maka kita perlu berdo’a. Karena setiap ikhtiar harus dibarengi dengan do’a. Tanpa do’a, maka kemalasan itu akan tetap menggumpal dipikiran kita, menghambat perilaku kita sehari-hari. Karena itu setelah segala ikhtiar kita coba, maka kita harus banyak-banyaklah berdo’a; tentunya agar doa kita terkabul, maka harus rajin-rajin beribadah dan harus mengetahui pula syarat-syarat agar doa kita dikabulkan-Nya.

Jadi apapun masalah yang dihadapi kita, sebenarnya tak akan bisa teratasi kecuali hanya dengan pertolongan-Nya. Maka alangkah bijaknya jika kita yang bermasalah dengan kemalasan memohon pertolongan Allah agar dihindarkan dari sifat malas dan kembali semangat dalam kebaikan.

Nah, bagi yang berminat meninggalkan kemalasan, agar kemalasan tidak berlarut, kita coba berbenah diri dengan cara mengukuhkan ketaqwaan kita kepada-Nya, dengan cara menghapal do’a berikut? Do’a yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada Abu Ummamah :

Doa menghindari kemalasan

Allohumma innii a’uudzubika minal hammi wal hazan wa a’uudzubika minal ’ajzi walkasai,       wa a’uudzubika minal jubni wa bukhli, wa a’uudzu bika min gholabatid-daini wa qohrirrijaal.

“Ya Allah ya Tuhan kami, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada keluh kesah dan dukacita, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas, aku berlindung kepada-Mu daripada sifat pengecut dan kikir, aku berlindung kepada-Mu daripada tekanan hutang dan kezaliman manusia.” (HR Abu Dawud 4/353)

Dalam hadits tersebut ada 8 penyakit jiwa yang sangat berbahaya, sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memohon perlindungan dari Allah swt:

  1. Penyakit suka berkeluh kesah atau merasa susah (hamm) yang dapat menimbulkan rasa sedih (hazan); kita memohon agar Allah memberikan petunjuk (al huda).
    Hidup akan terasa indah jika kita mengisinya dengan rasa syukur, bukan denga keluh kesah. Cuma memang sifat manusia sering suka berkeluh kesah. Jika kita dapat menghindarkan sifat ini; maka nikmat Allah akan senantiasa melimpah. Jika ujian hidup disikapi dengan ratapan keluh kesah, bukannya masalah tambah terang, namun biasanya malah bertambah runyam. Sebaliknya hati akan tenang ketika rasa syukur mampu kita hadirkan dalam perjalanan hidup kita. Sehingga hilanglah rasa sedih. Bukankah Allah SWT telah berjanji akan menambah nikmatNya jika kita bersyukur dan memberi peringatan akan siksaNya yang pedih atas sifat kufur nikmat kita.
  2. Penyakit Lemah(’ajz) yang dapat memicu munculnya penyakit malas (kasal); penyakit ini hanya bisa disembuhkan dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Orang yang lemah terutama lemah dalam kemauan biasanya akan malas dan tidak kreatif dalam menjalani perjuangan hidup. Ia akan mudah dikendalikan oleh nafsu (yang biasanya menyuruh kepada kejelekan). Orang terkendali nafsu akan muncul penyakit malas yaitu malas untuk berbuat kebaikan.
  3. Penyakit Pengecut (jubn) yang dapat menyebabkan penyakit kikir (bukhl); penyakit yang bisa disembuhkan dengan cara memelihara kehormataan dan kemuliaan diri (‘ataf).
    Syetan menakut-nakuti manusia dengan dibayang-bayangi kefakiran supaya seseorang tidak mau infaq, shodaqoh, zakat. “Syetan menjanjikan kefakiran kepadamu dan menyuruh yang jahat, dan Alloh menjanjikan kepadamu pengampunan dan keutamaan dariNya, Alloh itu maha luas rezekinya dan maha mengetahui.” (Al Quran Surah Al Baqarah : (2) : 268). Padahal dengan jelas Alloh menjanjikan kebahagiaan bagi orang yang tidak bakhil.  “Barangsiapa dijaga dari kekikiran dirinya maka mereka itulah orang-orang yang berbahagia.” (QS Al Hasyr : 9)
  4. Penyakit Lilitan utang (ghalabatuddayn) yang menyebabkan tekanan manusia (qahrirrijaal); supaya terhindar dari penyakit ini maka kita harus selalu merasa cukup (ghina) terhadap setiap pemberian Alllah Subhanahu Wa Ta’ala.

Orang-orang yang pasif dan malas, sesungguhnya tidak menyadari bahwa mereka telah kehilangan sebagian dari harga dirinya, yang lebih jauh mengakibatkan kehidupannya menjadi mundur.

Demikian sepenggal doa untuk bisa menghilangkan atau minimal mengurangi rasa malas kita. Dan, semuanya kembali kepada diri kita sendiri karena rasa malas akan terus mengendalikan kita kalau kitanya sendiri tidak memiliki keinginan yang kuat untuk mengendalikannya.

About these ads

26 Tanggapan

  1. tulisannya sangat baik sekali untuk mengingatkan semua orang khususnya kaum muslimin

  2. Pak numpang copy do’anya. terima kasih

  3. thanX bNget,, niCh yg sNgt Q buTuhkN..!?

  4. alhamdulillah. saya telah mengamalkan doa ini sejak umur 9 tahun sehingga sekarang 24 tahun. saya menjumpai doa ini di papan sekolah dan tertarik untuk membacanya. lantas, ke esokannya saya datang lagi untuk membaca nya dan hari2 kemudian, sehingga saya menghafal nya dan mengamalkannya setiap kali selepat solat. alhamdulillah, segala maksud yang tersingkap didalam doa tersebut menjadi sebati didalam sifat saya.. semoga kalian juga mengamalkannya

    • alhamdulillah, saya termasuk orang yang malas sejak kecil. Sampai sekarang pun rasa malas itu tetap saja menggerogoti diri saya. bersyukur ada orang yang tidak malas berkat doa ini dan mengamalkannya. Semoga saya juga bisa demikian meski rasanya agak telat memulainya.. umur saya sudah 35 tahun… :(

  5. assalaamu’alaikum
    subhanallah, lg iseng2 search “cara menghilangkan kemalasan” eh klik slh 1 link ternyata pny guru fisika SMAq dulu. hoho, jazakallah pak rudi. mmg kuncinya adlh hidupnya hati..

  6. jadi ingat guru fisika saya pas sma… semangat terus Bapak.

  7. makasih buat doanya..pagi pagi tgl 19 juli 2010 lagi cari doa biar g mlz ketemu langsung..

    mudh mudahan doa ini bisa bantu saya biar g jd malas..
    amin ya allah..makasih atas petunjukmu..

  8. pAK Rud. saya mohon izin make bahannya untuk dibagi kepada yang lain

  9. pak, numpang mencopy do’a anti malasnya yah

  10. ya,,, smg bs sy amalkan dan g mlas lg….

  11. ya,,, smg bs sy amalkan dan g mlas lg…. emang susuh bgt kw urusan ma malaa y,,,,, musuh terbesar dlam hdpq

  12. terima kasih doanya pak rudi.saya akan berusaha mengamalkanya

  13. ass,,supaya bisa hapal di kepala dgn cepat bgmana cara y???biar cepat penyakit malas y segera hilang???krn klu malas terus saya biasa berabek usaha saya jadi nya dan masa depan bisa suram ne…

  14. assalamualaikum wr. wb.

    pak doanya saya copy dan tolng di beri izin utk saya amalkan
    mudah-mudahan ini bermanfaat utk sya,
    trims’ y pak.

    wassalam……

  15. trima kasih pemberitahuan atas doa ini pak. :’) sangat saya butuhkan saat ini. :)

  16. Terima Kasih atas tulisan doanya. dan mohon share.

  17. Assallamuallaikum wr wb, ijin co-pas ya pak, terima kasih atas tulisan doany

  18. terimakasih buat informasinya.. :-) semoga kita semua selalu dalam lindungan dan kasih sayang Allah swt. Aamiin3x Ya Robbal Alaamiin.. :-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 43 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: