Sholat Ghaib di SMA Negeri 8 Pekanbaru

sholat ghoib ikhwan1

“Sesungguhnya Kami akan menimpakan cobaan atas kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan serta kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah berita  gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang jika ditimpa  musibah, mereka mengucapkan, “Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘ûn.” (QS  al-Baqarah [2]: 155-156).

Bencana alam, bagaimanapun bentuknya merupakan sarana ujian bagi kita sesama ummat Islam.  Keimanan kita ditunjukkan pada saat kita menanggapi masalah ini. Bagi orang yang beriman, ia akan meyakini bahwa semua itu adalah dari Alloh Azza wa Jalla semata sehingga si mukmin akan mengembalikan semua urusannya kembali kepada Alloh, disertai keyakinan bahwa di dalamnya pasti terkandung hikmah dan pelajaran.

sholat ghoib akhwat 1“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfudzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Alloh.” (QS: Al Hadid: 22)

Bagi seorang mukmin, memandang musibah adalah sebagai pelajaran atas banyaknya dosa dan maksiat yang dilakukannya.

“Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan negeri-negeri di sekitarmu dan Kami telah mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami berulang-ulang supaya mereka kembali (bertaubat).” (QS: Al ahqof: 27)

Ibnul Jauzi berkata, “Sebesar apa pun musibah yang datang menimpa, hal itu masih belum sebanding dengan dosa yang telah mereka kerjakan”.doa ikhwan 1

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. (Al Qur’an Surah Al Isro’ (17) ayat ke 16)

Bagi seorang mukmin, musibah dianggapnya sebagai bukti kecintaan Alloh SWT pada seorang hamba. Karena Rosululloh shollallohu’alaihi wa sallam bersabda, yang artinya,

“Sesungguhnya besarnya pahala sebanding dengan besarnya ujian. Bila Allah suka kepada suatu kaum maka mereka akan diuji. Jika mereka ridho maka Allah ridho dan bila dia marah maka Allah pun akan marah padanya.” (HR: Tirmidzi)

Bagi seorang mukmin, musibah dapat menghapus sebagian dosa orang mukmin.

do'a akhwat 1“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seorang muslim, melainkan Allah subhanahu wata’la telah menghapus dengan musibah itu dosanya. Meskipun musibah itu adalah duri yang menusuk dirinya.” (HR. Al-Bukhari no.3405 dan Muslim 140-141/1062)

Bagi seorang mukim, musibah merupakan ujian atas keimanan yang dimilikinya.

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: ‘Kapankah datang pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS: Al Baqoroh: 214)

doa ikhwan 2Begitulah sebaiknya kita menyikapi, atas rentetan musibah yang terjadi di negara kita, seperti yang terjadi beberapa hari kemarin, gempa di Sumatera Barat yang kemudian disusul di Jambi.
Terlalu sulit menyatakan kepedihan yang diderita oleh saudara-saudara kita dalam kata-kata. Karena itu, sebagai bukti keimanan (tiada ukhuwah tanpa keimanan), maka almamater SMA Negeri 8 mengadakan sholat Ghoib di halaman sekolah yang kemudian diiringi dengan rangkaian do’a-do’a kepada Sang Pemilik Kekuasaan, Allah Subhana Wa Ta’ala. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X, XI IPA dan IPS, serta kelas XII IPS dihalaman sekolah. Sementara kegiatan pemungutan dana bantuan sudah dilaksanakan sejak hari Kamis kemarin.

hmmm Sholat ghaib di pimpin oleh Anan Weirdi (wakil ketua Rohis) sedangkan do’a dipimpin oleh M. Qodri (ketua Rohis); sayang sekali, karena sebagian besar guru mengikuti kegiatan khataman di Aula, sedang kelas XII IPA mengikuti test; sehingga guru yang ikut terlibat di sana hanya pak Wawan S. Kusuma (Wakil Kesiswaan), Pak Jokomarhendro (Pembina Kesiswaan), Pak Beta (staff kesiswaan) dan pembina Rohis (yang nulis ini) tentunya.

Demikianlah atas berpulangnya ke rahmatullah, saudara kita, kita do’akan semoga Allah SWT mengampuni dan mencurahkan rahmat-Nya kepada hamba yang telah dipanggil ke hadirat-Nya dan kepadanya diberikan tempat terhormat dan terindah, yaitu surga yang penuh kenikmatan. Semoga kepulangannya kepada Allah mendapat sambutan hangat dari Allah yang Maha Kuasa, seperti diungkapkan dalam firman-Nya, surat Al-Fajr ayat 27-30: Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan penuh kepuasan dan ridha-Nya, bergabunglah ke dalam kelompok hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.

Dan bagi bagi keluarganya dan kita yang masih di tinggal didunia, semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesabaran, dan untuk itu  maka sudah selayaknya kita berdo’a:

doa akhwat 2“…Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (QS: Al Baqoroh:286).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: