Syiar Idul Adha 1430 H di SMA Negeri 8 Pekanbaru

“Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, Maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa, Karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).”

(Al Quran Surah Al Hajj : 34)

Idul Adha atau yang juga dikenal dengan hari raya Kurban merupakan refleksi atas catatan sejarah perjalanan kebajikan manusia, yaitu perjuangan Ketuhanan dan kemanusiaan yang diguratkan oleh Nabi Ibrahim, Idul Adha juga bisa bermakna bagaimana kita mampu mentransformasi pesan keagamaan ke aksi nyata perjuangan kemanusiaan.
Idul Adha yang dirayakan umat muslim di dunia setiap tahunnya seharusnya tak lagi dimaknai sebatas proses ritual berupa sholat sunnah idul Adha berjamaah, takbiran dan penyembelihan kurban, tetapi juga harus bisa meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana pesan tekstual utama agama di dalam Al Quran Al Karim. Ritual kurban bukan cuma bermakna bagaimana manusia mendekatkan diri kepada Tuhannya, akan tetapi juga mendekatkan diri kepada sesama, terutama mereka yang miskin dan terpinggirkan dan sekali lagi ibadah kurban mencerminkan dengan tegas pesan solidaritas sosial Islam, mendekatkan diri kepada saudara-saudara kita yang kekurangan.

Binatang kurban yang disebut udlhiyah atau nahar adalah simbolisasi tadlhiyah yakni pengorbanan. Baik udlhiyah maupun tadlhiyah posisinya sama sebagai ‘ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah (taqarruban wa qurbanan). Jika menyembelih udlhiyah merupakan ‘ibadah material yang ritual, maka taldhiyah/pengorbanan di jalan Allah merupakan ‘ibadah keadaban yang memajukan sektor-sektor kehidupan yang lebih luas. Tidak ada ruginya orang yang berudlhiyah dan bertadlhiyah.

Seseorang menjadi besar karena jiwanya besar. Tidak ada jiwa besar tanpa jiwa yang punya semangat berkorban. Dengan semangat berbagi, berkorban dan berjuang, ummat ini telah menjadi ummat yang besar, bergensi dan disegani dunia dalam sejarahnya, yang dengan itu semua kita akan bisa kembalikan kebesaran serta gensi ummat ini dengan menyemai semangat memberi, berkorban dan mujahadah pada diri dan keluarga kita.

“Barang siapa ada kelapangan rizki tetapi tidak berQurban, maka janganlah ia menghampiri tempat sembahyang kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Mazah)

Alhamdulillah, di sini, di sekolah kita, SMA Negeri 8 Pekanbaru; telah dapat menyelenggarakan perintah Allah Subhana Wa Ta’ala. Atas rezeki yang diberikan-Nya, peserta didik dan guru yang mengajar di SMA Negeri 8 dapat mengorbankan 7 ekor sapi. Pelaksanaan qurban kali ini disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru bapak Yuzamri Yakub, Komite Sekolah, tenaga kependidikan di SMA Negeri dan tentunya peserta didik ikut andil dalam kegiatan ini.

Acara dimulai dengan sambutan Kepala Sekolah, Drs. Nurfaisal, MPd; sambutan dari peserta didik yang menjadi peserta kurban, sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan yang secara simbolis menyerahkan 1 ekor sapi sebagai tanda dimulainya prosesi qurban di SMAN 8 Pekanbaru.

Pemotongan qurban yang dibarengi dengan lantunan takbir dari anggota Rohis 8 dan Pengurus Osis SMA Negeri 8 Pekanbaru, berlangsung dengan khidmat tanpa ada kendala yang berarti. Begitu juga ba’da pemotongan, potongan daging-daging (berikut tulangnya tentu saja) dibawa ke lapangan basket untuk kemudian di potong-potong untuk dibagikan kepada mustahik nya.

Ibu-ibu guru dan juga akhwat Rohis 8 sebenarnya juga tidak kalah sibuk dibandingkan dengan bagian yang memecah-belah daging dan tulang (?), karena mereka harus menyiapkan masakan yang akan dimakan setelah ba’da zuhur, disini terlihat bagaimana kerjasama yang rapi antar semua komponen di sekolah ini dalam kegiatan amal seperti ini.

Demikianlah, dan berkurbanlah. Kurban menjadi kebiasaan yang melegakan, bukan menjadi beban dan keterpaksaan. Karena memang kurban tidak sekedar memotong hewan

”Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Hajj:37)








catatan: Photo-photo yang ada di blog ini sebagian besar telah di crop dan direduksi, jadi bagi yang berminat dengan photo-photo seutuhnya atau photo-photo yang lain dapat menghubungi pemilik blog.

2 Tanggapan

  1. Assalamu’alaikum wr wb,
    Salam silaturahim, blog yang bagus pak. Lanjutkan.

    http://rohis9.com

  2. Asslamualaikum…
    kami datang berkunjung,…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: