Qiyamul Lail (4) : Bagaimana Orang Terdahulu Melakukannya

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Tulisan kali ini melanjutkan keutamaan-keutamaan qiyamul lalil sebagaimana tulisan sebelumnya Qiyamul Lail (3) : Ada Apa Dengan Qiyamul Lail 8 ~ 16.  Berikut beberapa nukilan dari banyak kitab/buku; bagaimana para pendahulu kita, barisan orang-orang sholeh untuk menegakkan qiyamul lail, berisikan juga bagaimana mereka-mereka mensiasati keadaan agar istiqomah dalam melaksanakan qiyamul lail ini.

*****

Disebutkan dalam sebuah riwayat, bahwa tatkala orang-orang sudah terlelap dalam tidurnya, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu justru mulai bangun untuk shalat tahajjud, sehingga terdengar seperti suara dengungan lebah Baca lebih lanjut

Iklan

Sebenarnya Saya…

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Sebenarnya saya telah mencoba menitipkan pesan pada sekumpulan cerita-cerita yang jelas akan sulit berakhir. Sore itu. Seperti kunang-kunang yang datang setelah itu, toh mereka tidak bisa menghindar dari pengakuan orang bahwa serbuk cahaya mereka turut berpadu dengan semburat cahaya bulan dan kerlip bintang mengurangi kelamnya malam. Meski sesaat, tidak seperti bulan atau bintang yang kukuh sepanjang malam. Toh ia tidak bisa menghindar. Padahal ia hanya sekedar mengepakkan sayapnya yang mungil, tanpa menyadari bahwa kerlip cahayanya berakumulasi dengan pendaran cahaya bulan dan bintang malam itu. Sekali lagi, ia tidak menyadari. Tergugulah ia di pojok itu. Menjadi pesakitan. Karena orang-orang yang tidak suka dengan kerlip cahaya itu tidak mampu memenjarakan bulan, apalagi memborgol bintang.

Sebenarnya saya juga telah menitipkan pesan Baca lebih lanjut

Mengapa Mesti Marah? (bagian 2)

Jika kita sudah mencoba menahan diri untuk tidak meluahkan emosi marah kita, namun tetap saja godaan untuk marah itu sulit dihindari, maka pada saat awal marah masuk, cobalah untuk mengingat beberapa hal dibawah ini agar ketika marah kita masih bisa mengendalikan diri, jangan sampai emosi marah kita yang mengendalikan diri kita. Dikhawatirkan karena marah itu berasal dari syaithan, – sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud “Sesungguhnya marah-marah dari Setan, dan sesungguhnya setan diciptakan dari api…” maka jangan-jangan syaithan pula yang mengendalikan diri kita. Saat marah begitu menggoda, maka yang bisa kita lakukan adalah: Baca lebih lanjut

Mengapa Mesti Marah? (Bagian 1)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Marah? Siapakah yang tidak pernah tergoda untuk marah? Ketika disaat kita ingin belajar serius ada yang mengganggu. Ketika kita ‘hanya’ mendapatkan nilai ‘secukupnya’ setelah kita belajar sepenuh hati – sementara teman yang tidak belajar malah mendapatkan nilai tinggi karena pintarnya mereka ‘berinteraksi dan berkolaborasi’. Ketika kita sedang mencoba menjelaskan sesuatu pelajaran, sementara sebagian (yang umumnya jarang mendapatkan nilai ‘bagus’) malah ‘menganiaya’ kita dengan bermain-main dan melakukan hal yang tidak perlu. Ketika kita ingin beristirahat, ternyata malah ada yang ingin mencoba ‘mengganggu’ dengan meminta tolong untuk menjelaskan atau melakukan sesuatu. Ketika melihat jawaban ujian peserta didik banyak yang tidak sesuai dengan materi yang telah kita jelaskan. Ketika sedang berlibur malah diberi tugas macam-macam. Ketika kita lagi menjalankan program yang telah diputuskan bersama, tidak ada teman-teman yang menolong kerja-kerja itu. Ketika berharap sesuatu dari tulisan di blog ini, ternyata malah tidak ada apa-apanya. Ketika, ketika …

Lantas apa sebenarnya marah itu? Marah sebenarnya Baca lebih lanjut

Perubahan Jadwal Ulangan Harian 2

Mohon maaf sebelumnya kepada seluruh peserta didik kelas XI IPA 4, XI IPA5, XI IPA 6 dan XI IPA 7. Bagi mereka yang telah mempersiapkan diri untuk menghadapi ulangan harian ke2 ini dan bagi mereka yang telah menunggu hari untuk dilaksanakan uh2 ini. Dikarenakan sesuatu hal dan masukan dari seseorang maka saya akhirnya merubah jadwal ulangan harian yang telah kita ‘sepakati’. Mohon maaf. Mudah-mudahan semuanya dengan ikhlas memaafkan saya. Jika ada yang tidak atau belum bisa memaafkan saya, mohon menyampaikan kepada saya melalui apa saja atau siapa saja.

Baca lebih lanjut

Mengapa Kita Mesti Menghafal?

Jika kita tanyakan kepada sebagian  peserta didik, mengapa mereka memilih jurusan ilmu-ilmu alam, jawaban spontan yang keluar adalah karena mereka tidak suka menghafal. Saya lebih bisa berhitung daripada menghafal. Jawaban ini juga yang terlontar dari teman-teman satu jurusan waktu awal-awal kuliah dulu, ketika saya tanya kenapa mengambil jurusan fisika teoritis.  Tetapi benarkah ketika kita mengambil jurusan yang berbau-bau ilmu alam tidak perlu menghafal? Baca lebih lanjut

Untuk Sahabat, Masih Bisakah?

Pada mulanya adalah keinginan untuk berbuat baik, keinginan untuk bisa membanggakan semuanya dan menunjukkan jati diri sebagai yang terbaik, berusaha dan terus berusaha agar yang muncul adalah prestasi terbaik dan semuanya itu berujung pada kebaikan. Maka mulailah upaya-upaya untuk mengasah kemampuan, tentunya dengan segala hal yang dianggap lumrah dan wajar.

Namun waktu dan tempat kemudian belum mengizinkan semuanya tampil Baca lebih lanjut