Qiyamul Lail (4) : Bagaimana Orang Terdahulu Melakukannya

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Tulisan kali ini melanjutkan keutamaan-keutamaan qiyamul lalil sebagaimana tulisan sebelumnya Qiyamul Lail (3) : Ada Apa Dengan Qiyamul Lail 8 ~ 16.  Berikut beberapa nukilan dari banyak kitab/buku; bagaimana para pendahulu kita, barisan orang-orang sholeh untuk menegakkan qiyamul lail, berisikan juga bagaimana mereka-mereka mensiasati keadaan agar istiqomah dalam melaksanakan qiyamul lail ini.

*****

Disebutkan dalam sebuah riwayat, bahwa tatkala orang-orang sudah terlelap dalam tidurnya, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu justru mulai bangun untuk shalat tahajjud, sehingga terdengar seperti suara dengungan lebah Baca lebih lanjut

Iklan

Qiyamul Lail (3)~ Ada Apa Dengan Qiyamul Lail (8 – 16)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Tulisan kali ini melanjutkan keutamaan-keutamaan qiyamul lalil sebagaimana tulisan sebelumnya Qiyamul Lail (2) Ada Apa Dengan Qiyamul Lail (1~7). Sudah ada 7 keutamaan-keutamaan yang diperoleh ketika kita konsisten untuk mengisi malam-malam kita dengan ibadah (Qiyamul Lail). Berikut sembilan (9) keutamaan dari minimal 16 keutamaan yang akan kita peroleh, yaitu:

8. Bukti Kita Meneladani Rasululloh

Dari Aisyah -Radhiallahu ‘Anha berkata: “Bahwasannya Rasulullah -Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam shalat malam sampai pecah-pecah (bengkak) kedua kakinya, lalu akupun berkata kepada Beliau: “Mengapa Anda lakukan ini wahai Rasulullah, padahal telah diampuni dosa anda yang lalu dan yang akan datang?” Beliau -Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda: Baca lebih lanjut

Qiyamul Lail (2)~ Ada Apa Dengan Qiyamul Lail (1 – 7)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Sebelumnya kita telah membahas sedikit tentang Qiyamul Lail pada tulisan sebelumnya yaitu  Qiyamul Lail (1)~Pendahuluan, maka kita lanjutkan dengan keutamaan-keutamaannya.  Setidaknya ada 16 keutamaan-keutamaan yang bisa saya paparkan. Tulisan kali ini membahas 7 hal saja terlebih dahulu.

1. Terpelihara Dari Gangguan Setan, & Bangun Di Pagi Hari Dalam Keadan Segar Dan Bersih Jiwanya

Hamba Allah yang bangun malam dan kemudian menunaikan hak-hak malam atas dirinya, akan terpelihara dari gangguan setan sepanjang hari, lantas ketika ia menemui pagi, ia akan berada dalam keadaan segar dan bersih jiwanya. Namun jika kita tidak bangun, atau bermalas-malasan bangun, berlaku sebaliknya. Kita akan kurang segar dan kurang bersih jiwanya. Baca lebih lanjut

Qiyamul Lail (1) – Pendahuluan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

qiyamul-lail-01

Segala puji bagi Allah Azza wa Jalla, kita memuji-Nya, memohon pertolongan-Nya dan memohon ampunan-Nya. Kita berlindung kepada-Nya dari kejahatan nafsu kita dan dari keburukan amal perbuatan kita. Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada satupun yang bisa menyesatkannya dan barangsiapa disesatkan-Nya, maka tiada satupun yang bisa menunjukinya. Saya bersaksi Baca lebih lanjut